DetikINET kutip dari Telegraph, Jumat (19/2/2010), website ini mengambil data dari situs semacam Twitter. Jika postingan user mengindikasikan ia sedang tak ada di rumah, maka namanya bakal nampang di situs ini.
"Beberapa orang memakai situs ini dengan niat buruk, semoga saja jumlahnya sangat sedikit," ucap Dr David Baker, pakar kriminal di Monash University.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pembuat situs membantah berniat buruk. Boy Van Amstel, salah satu developer situs menyatakan sangat sulit bagi pencuri memanfaatkan informasi yang ada. Tujuan situs menurutnya untuk meningkatkan kesadaran agar orang tak sembarangan menulis postingan di web.
(fyk/wsh)