Menuai kontroversi lantaran aplikasi ini memancing kemarahan dari sejumlah warga Italia di minggu perayaan Holocaust Memorial Day, sebuah peringatan untuk korban pembantaian Yahudi oleh Nazi.
Terlebih, kehadiran aplikasi ini juga berdekatan dengan tanggal perayaan tersebut. Aplikasi ini dirilis pada 21 Januari sedangkan perayaan jatuh pada 27 Januari. Terkesan menantang memang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah itu mengalahkan video game yang diangkat dari film Avatar. Dikutip detikINET dari Telegraph, Sabtu(30/1/2010), item Mussolini yang paling banyak diunduh ialah aplikasi wallpaper.
Situsnya sendiri dibanjiri oleh komentar-komentar yang mengutuk fasis, aliran yang dianut tokoh ini. Bahkan, anggota dari Partai Komunis Italia menjulukinya aplikasi yang memalukan.
Namun si pembesutnya seakan tidak jera, ia mengatakan akan tetap mengumpulkan pidato-pidato figur bersejarah untuk dijual di situs AppStore. Akan tetapi ia menambahkan, "Untuk menghindari kontroversi, sebaiknya aku akan melakukannya dengan Gandhi".
(sha/ash)