Senin, 25 Jan 2010 16:10 WIB

Mencontoh Aksi Ruby Sulit dan Mahal

- detikInet
Jakarta - Ruby Alamsyah, seorang ahli forensik digital yang memperagakan cara membobol ATM dengan kartu bodong di televisi dianggap melanggar etika serta memancing masyarakat untuk mengikuti tindak kejahatan serupa. Padahal untuk mengikuti aksi Ruby tersebut, tak semudah yang dibayangkan.

"Tidak mudah untuk mengikuti aksi Ruby di TV," ujar Timotius Witono, pakar keamanan jaringan Universitas Kristen Maranatha saat berbincang dengan detikINET, Senin (25/1/2010).

Timo, demikian ia akrab dipanggil mencontohkan bahwa untuk bisa melakukan aksi skimming, masyarakat harus memiliki alatnya. Dan tidak mudah dan murah untuk mendapatkannya.

"Reader-nya mungkin mudah, tapi writer-nya ini yang mahal. Dan gak mudah didapat. Kalau ingin memperolehnya secara legal harus izin dan segala macam administrasi yang njelimet," katanya.

Sebelumnya, Ruby dikritik keras oleh Roy Suryo. Anggota Komisi I DPR RI ini dengan tegas mengatakan bahwa aksi Ruby melanggar etika dan dapat memancing masyarakat untuk mengikuti aksinya.

"Kalau lebih detil banyak tuh di youtube. Dan disana disampaikan untuk edukasi. Buat saya no problem atas apa yang dilakukan Ruby. Kalau mau mengikuti membobol ATM bukan hanya karena menonton aksi Ruby. Kalau memang dasarnya mau jahat ya tayangan apapun bisa menginspirasi," pungkasnya.



(/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed