Tentara bernama Billy Miller ini, diancam dua tuduhan. Di samping melanggar aturan militer yang melarang akses porno saat berada di Afghanistan, dia juga dituding mengkoleksi pornografi anak di laptopnya.
Orang tua tersangka membela anaknya, dengan menyatakan bahwa kemungkinan pornografi anak yang ditemukan pada laptop adalah foto keponakan. Foto itu menampakkan sang keponakan dalam pakaian renang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Miller termasuk tentara kawakan di Afghanistan. Dia telah bertugas di sana dalam periode 17 bulan. Selama proses investigasi, Miller belum akan dipenjara dan tetap diperintahkan untuk berada di Afghanistan.
"Karena investigasi dimulai di Afghanistan, pimpinan memutuskan bahwa proses pengadilan militer akan dilakukan di sana terkait mudahnya akses terhadap bukti," demikian pernyataan militer AS, seperti detikINET kutip dari Washington Post, Kamis (21/1/2010). (fyk/ash)