Proyek yang dibentuk atas kerjasama universitas-universitas dan para pengembang software ini akan memperbolehkan pihak sekolah untuk berkesperimen dalam pembuatan desain bangunan sekolah dan tata letak furniture di dalamnya.
Terinspirasi dari gaya permainan komputer di mana karakter-karakternya bisa dipindah-pindah dalam dunia 3D, maka begitu juga dengan proyek ini. Para pelajar dan guru dipersilakan untuk memindahkan setiap perabot seperti meja dan kursi dan diatur sedemikian rupa sesuai selera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Birmingham sendiri memiliki rencana untuk memperbaraui sebanyak 82 sekolah menengah di sana. Dengan proyek stimulasi yang diberi nama The Learning Environments Virtual Reality Online Simulator (LEVROS) ini salah satu penggagasnya, Dr Kenn Fisher meyakini mereka akan bisa menghemat biaya yang dikeluarkan.
Dikutip detikINET dari BBC, Rabu (16/12/2009), LEVROS dikembangkan oleh perusahaan teknologi MOOFU dengan Institute of Education, University of London, Birmingham Local Education Partnership dan Kenn Fisher dari Melbourne University.
(sha/faw)