Perusahaan di bidang telekomunikasi Cisco baru saja mengeluarkan laporan yang menguak negara mana yang kini menjadi sumber spam terbesar di dunia. Dan ternyata Brasil melesat meduduki posisi puncak, mengalahkan Amerika Serikat di nomor 2.
Menurut laporan, Brasil bertanggungjawab terhadap 7,7 triliun spam yang tersebar di dunia ini. Angka tersebut melonjak hampir 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Sedangkan Amerika Sendiri, seperti ilansir detikINET dari Forbes, Kamis (10/12/2009), mereka berhasil menekan jumlah spam yang berasal dari negaranya menjadi 6,6 triliun dari yang sebelumnya 8,3 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Brasil, negara lain yang diketahui menjadi pemasok spam besar-besaran ialah India. Negara ini bertanggung jawab atas 3,6 triliun spam yang menjadi 'penyakit' di jagad maya. Kedua negara, baik Brasil maupun India telah menjadi sasaran pelaku kriminal cyber dunia di mana mereka ngiler terhadap domain yang murah dan besarnya jumlah PC yang tidak terlindungi. (sha/faw)