"Kami tak akan membiarkan kebudayaan kami dilucuti untuk keuntungan sebuah perusahaan besar, tak peduli perusahaan ini begitu bersahabat, begitu besar ataupun begitu Amerika," tutur Sarkozy.
Rupanya, dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (9/12/2009), Perancis sudah punya proyek perpustakaan digital sendiri untuk karya sastra negeri itu. Sarkozy menegaskan, berbagai buku yang dihasilkan dari generasi ke generasi dalam bahasa Perancis tak akan diserahkan pada pihak lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pihak lain, Perdana Menteri Perancis Francois Fillon sejak bulan lalu juga sudah minta kalangan penerbit buku mencegah kerusakan yang mungkin terjadi akibat download ilegal. Pemerintahan Perancis mengusulkan pula agar Uni Eropa menyetujui proyek digitalisasi buku raksasa.
Memang antara Perancis dan Google kadang kurang akur. Bahkan di tahun 2005, pemimpn Perancis dan Jerman berencana membuat mesin cari internet bernama Quaero yang ditujukan untuk menumbangkan Google. Sayangnya, proyek ini sementara gagal karena kurang sokongan dana. (fyk/faw)