Pemerintah meminta agar provider-provider besar seperti Facebook dan MySpace bisa menjamin konten yang ada dalam situsnya sesuai dengan usia para user.
Dilansir detikINET dari Telegraph, Selasa (8/12/2009), selain Facebook ada sekitar 140 perusahaan lainnya setuju untuk memasang tombol panik ini. Tombol semacam ini sebelumnya sudah dipakai oleh Bebo, dimana user akan dihubungkan ke para pekerja di Pusat Perlindungan Anak-anak jika mereka menemukan konten yang tak pantas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyasar situs-situs yang dimoderatori oleh staff, pemerintah juga menyasar layanan lain seperti chatroom, mesin pencari dan layanan pesan instan. (sha/faw)