John Mark Feltom (45), pria yang berprofesi sebagai dokter ini digelandang polisi di Anchorage International Airport, Alaska. Ia masuk jebakan, setelah sebelumnya diincar pihak berwenang karena memiliki niat busuk untuk 'memanfaatkan' anak dari seorang ayah yang ia jumpai di internet.
Sebelumnya polisi menyamar sebagai seseorang bernama Bob dan bertukar email dengan Felton. Dalam skenario yang dibuat polisi, 'Bob' menanyakan ketertarikan yang dimiliki Felton. Felton saat itu menjawab bahwa ia tertarik dengan anak-anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesampainya di bandara, bukannya bertemu dengan ayah yang membawa 2 anak sesuai janji di internet, Felton malah harus berhadapan dengan petugas berwenang yang sudah menunggunya untuk meringkusnya.
Seperti yang dilansir detiKINET dari DailyMail, Selasa (24/11/2009), kini pria yang aktif di bidang kedokteran itu harus menghadapi ancaman hukuman minimal 30 tahun di penjara dan maksimum seumur hidup jika terbukti bersalah. (sha/faw)