Namun ternyata acara yang diadakan di dalam mall tersebut berlangsung ricuh. Kericuhan itu disebabkan karena saking banyaknya fans Bieber yang datang, yakni sekitar 3.000 orang.
Hal itu tentu saja membuat polisi dan petugas keamanan panik. Merekapun meminta Roppo untuk mengirimkan pesan di situs mikroblogging Twitter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun entah mengapa Roopo tak kunjung nge-tweet. Dan karena sikap yang dinilai polisi tidak mau diajak bekerja sama itu, Roopoun mendapat sejumlah tuduhan.
"Di sana ada kejadian yang melibatkan keamanan publik. Kami meminta bantuan Roppo untuk mengamankan kerumunan dengan menirimkan pesan via Twitter. Namun dengan tidak melakukannya, kami menilai ia menempatkan publik pada situasi yang membahayakan," ujar salah satu petugas polisi di lokasi, seperti yang dilansir detikINET dari Neowin, Senin(23/11/2009).
Roppo akhirnya dibawa oleh polisi. Karena tidak mau nge-tweet tadi, ia juga ditahan atas sejumlah tuduhan seperti tidak mau bekerja sama menenangkan kerumuman, membahayakan anak-anak dan melanggar administrasi pemerintahan. (sha/wsh)