Komentar-komentar pedas ini dilayangkan oleh sejumlah pembaca detikINET menanggapi pengakuan Sakti. Di antara komentar yang masuk, misalnya, komentar dari Bombom.
"Makin banyak aja orang gila," tulis Bombom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengalami skizofrenia,dng waham kebesaran.dng kta lain gangguan jiwa," tulis pembacaΒ bernama Cherish.
Seperti kita ketahui bahwa Facebook memang memiliki kekuatan yang besar untuk menggalang massa. Mungkin itu pula yang mendasari Sakti A. Sihite memilih situs jejaring sosial ini sebagai media penyebaran ajarannya.
Selain melalui Facebook, Sakti juga menyampaikan ajarannya melalui blog. Di blognya ini, Sakti menuliskan tentang keyakinannya bahwa waktu berbuka puasa yang benar adalah di malam hari. Oleh karena itu ia mengaku berbuka puasa 30 menit setelah beduk magrib. Ia juga menuliskan tentang penyebutan Allah dan Tuhan. (faw/faw)