Terang saja, keberadaan grup bersangkutan diprotes keras banyak pihak. Menteri Urusan Wanita negara bagian New South Wales, Linda Burney, menyatakan grup itu dibuat oleh mahasiswa pria yang kuliah di St Paul's College, bagian dari Sydney University. Meski akhirnya grup tersebut dihapus, pihak Sydney University diminta menanggapinya dengan serius.
"Adanya grup pria muda yang nantinya akan jadi pemimpin masyarakat kita, yang sedang belajar di sebuah universitas elit dan berpikir tidak masalah untuk mempromosikan pemerkosaan di website adalah hal yang sungguh menjijikkan," sergah Burney.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi kritik tajam yang bertebaran, Dr Ivan Head dari St Paul's College mengaku baru saja menyadari keberadaan grup online pro pemerkosaan itu. Dia menyatakan sudah berbicara pada para mahasiswa dan mengutuk kelakuan mereka.
"Kami mengutuk sepenuhnya hal-hal yang merendahkan martabat wanita," tukasnya. Namun sejauh ini, belum ada sanksi yang dijatuhkan terkait pembuatan grup Facebook itu.
(fyk/faw)