Hukuman tersebut dijatuhkan setelah pria 50 tahun itu mengakui berbagai tuduhan penipuan dan pemerasan yang terkait dengan perusahaannya, BetOnSports.
Tak hanya hukuman kurungan, Kaplan juga harus mengembalikan uang senilai US$ 43 juta dari hasil bisnis terlarangnya selama ini.Β Β Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Agustus, Kaplan juga mengakui telah mendirikan lini bisnis judinya di Antigua, Kosta Rika dan kepulauan Karibia, Aruba. Tempat ini untuk menyediakan sarana perjudian bagi warga AS melalui internet dan telepon bebas pulsa.
Β
Meski tak seaktif dulu, dikutip detikINET dari BBC, Jumat (6/11/2009), jaksa penuntut meyakini Kaplan masih memiliki jutaan dolar di account bank miliknya di Swiss.
Β Β Β
Pengacara Kaplan sebenarnya sempat meminta keringanan hukuman, dengan alasan bahwa klien mereka ingin mendirikan proyek-proyek amal untuk membantu masyarakat. Hanya saja permintaan itu ditolak lantaran Kaplan dianggap sering melanggar hukum.
"Kaplan telah membuat keputusan yang mendidik. Namun sekarang waktunya dia untuk membayarnya," tegas Hakim Carol Jackson, yang menangani kasus tersebut. (ash/wsh)