Demikian dikatakan Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) Teddy Sukardi ketika dihubungi detikINET, Selasa (3/11/2009).
Menurutnya, aksi bersih-bersih yang dilakukan Pandi dengan membarangus nama domain yang tidak diurus pemiliknya tersebut sudah mulai normal. Alhasil, meski masih ada penutupan namun relatif sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun memberi apresiasi kepada para pemilik domain .id yang telah peduli untuk tidak lupa memperpanjang masa izin domainnya, sehingga pemberangusan pun bisa diminimalisir.
Pada akhir 2007 domain .id sempat mencapai 38.628 buah. Namun pada akhir Mei 2008, berdasarkan hitung-hitungan statistik Pandi, jumlah tersebut menyusut menjadi 28.184 nama domain.
Penyusutan ini terjadi lantaran ribuan domain yang menjadi korban pemberangusan besar-besaran yang dilakukan Pandi. Pasalnya, sang pemilik tidak memperpanjang masa berlaku domainnya.
(ash/faw)