Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tifatul Diminta Belajar dari Sofyan Djalil

Tifatul Diminta Belajar dari Sofyan Djalil


- detikInet

Jakarta - Merebut kursi sebagai menteri lewat jalur politis tentunya memancing penilaian sinis dari sejumlah pihak. Apalagi jika sang calon menteri memiliki latar belakang yang kurang mendukung posisi yang bakal diembannya nanti.

Kekhawatiran ini pula yang bisa saja mendera Tifatul Sembiring. Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini -- jika dilihat sekilas -- pasti dianggap masuk ke dalam kabinet Indonesia Bersatu Jilid II lantaran posisi partai yang dipimpinnya tersebut sebagai anggota koalisi Presiden SBY.

Alhasil, kapasitas Tifatul yang diusung sebagai calon Menteri Komunikasi dan Informatika (menkominfo) dipertanyakan. Beruntung, latar belakang pendidikan Tifatul masih nyambung dengan pos menteri yang bakal diembannya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak kental berpendidikan TI atau telekomunikasi, pria kelahiran Bukit Tinggi ini merupakan insinyur komputer lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta. Sejak tahun 1982, ia bekerja di PT PLN Pusat Pengaturan Beban Jawa, Bali, dan Madura. Tugasnya menggarap bidang telekomunikasi dan data processing.

Pendidikan lain yang pernah diembannya adalah International Politic Center for Asian Studies Strategic Islamabad, di Pakistan.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Gatot S. Dewa Broto pun tak mau ambil pusing latar belakang pendidikan sang calon bosnya tersebut. "Kami tidak ingin berprasangka buruk ini (dipilihnya Tifatul-red.) terlalu politis," ujarnya kepada detikINET, Senin (19/10/2009).

Menurut Gatot, tidak memiliki latar belakang TI dan Telekomunikasi yang kental bukan berarti tidak dapat menjadi menkominfo yang baik ke depannya. Hal itu pun sudah dibuktikan oleh Sofyan Djalil ketika menjabat pada 2004 lalu.

"Pak Sofyan background-nya lebih ke pasar modal. Tapi dia berani dan sukses membereskan sejumlah PR masa lalu kominfo dengan baik, seperti orang cuci piring," tukas Gatot.

Untuk itu, imbau Gatot, Tifatul seyogyanya belajar pula dari Sofyan Djalil dalam menjalankan amanah sebagai Menkominfo nantinya. Hal itu tentu saja untuk mementahkan stigma negatif di masyarakat bahwa kehadiran dia di posisi menteri hanya karena faktor politis.

"Kami siap membantu, karena di layer SDM kami (depkominfo-red.) juga sudah cukup kuat," tandasnya. (ash/faw)







Hide Ads