Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kalangan Industri Mulai Lirik Open Source

Kalangan Industri Mulai Lirik Open Source


- detikInet

Jakarta - Open Source saat ini dinilai sudah mulai dilirik oleh kalangan industri. Selain karena murah, dukungan teknis dari banyak komunitas Open Source di Tanah Air membuat mereka berani mencoba memanfaatkan aplikasi bersistem terbuka ini untuk solusi IT perusahaannya.

Hal ini terungkap dalam seminar dan workshop Shining Sun yang berlangsung dari Sabtu-Minggu (10-11 Oktober 2009) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

"Sekarang, industri sudah melek dengan Open Source. Karena secara investasi, dengan Open Source jauh lebih murah dan tidak diragukan lagi kehandalannya," ungkap Rachmat Gunawan, Ahli Muda IT dan Konten, Divisi Sales Engineering PT INTI saat diskusi panel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan oleh Rachmat, saat ini di Indonesia ada 15.000 software house. Jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat akan teknologi yang semakin meningkat tiap tahunnya.

Senada dengan Rachmat, Alex Budiyanto, Community Development Officer Sun Microsystem Indonesia juga mengakui bahwa saat ini bukan saja dari pelaku industri swasta, intansi pemerintah juga sudah menggunakan Open Source dalam mendukung aktifitasnya. Maka dari itu, mahasiswa juga seharusnya sudah akrab dengan Open Source.

Alex berpendapat demikian karena menurutnya saat ini Open Source sudah bisa menjadi solusi bagi kebutuhan mahasiswa. Aplikasi yang dimiliki Open Source sudah sebanding dengan aplikasi yang dimiliki aplikasi propiretary yang banyak dipergunakan oleh masyarakat Indonesia.

"Sekarang saya tanya, apa yang tidak bisa dilakukan oleh Open Source untuk mendukung aktifitas belajar mengajar? Semuanya sudah ada. Jadi sudah saatnya kita berkreasi dengan Open Source," tegasnya.

(afz/ash)





Hide Ads