industri kreatif.
Salah satu faktor penyebab sulitnya pelaku industri kreatif di bidang teknologi informasi di Indonesia berkembang adalah karena terbatasnya modal. Celakanya, lembaga keuangan seperti bank justru enggan mengucurkan dananya ke sektor tersebut.
"Harusnya lihat prospeknya, jangan lihat asetnya," ujar Zen Rosdy Nur, Kepala Bagian Pemasaran Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) saat berbincang dengan detikINET, di Arisan Cafe, Jalan Cimanuk, Sabtu (3/10/2009) petang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kredit yang dikucurkannya. Namun dirinya mengaku hal tersebut justru akan menyulitkan perkembangan industri kreatif.
"Susah kalau masih melihatnya aset. Karena namanya juga mau mengembangkan usaha, ya pasti belum ada aset yang bisa dijaminkan. Lihat prospeknya dong," paparnya.
Sebelumnya, di Bandung, para pelaku industri kreatif di bidang teknologi informasi seperti software house dan game development mengeluhkan sulitnya mendapatkan dana
untuk mengembangkan bisnisnya. Padahal produk software atau game mereka sudah siap untuk dilempar ke pasaran. (afz/faw)