"Tantangan ini belum bisa dipenuhi oleh institusi pendidikan yang ada. Secara akademik dan skill tenaga kerja kita mampu bersaing. Namun tanpa sertifikasi,kita tidak bisaΒ bersaing," ujar Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Departemen Kominikasi dan Informasi Cahyana Ahmadjayadi di Arisan Cafe, Sabtu (3/10/2009) petang.
Menurutnya ketersediaan sumber daya manusia yang menguasai TIK dan berkreativitas tinggi di Indonesia sangat banyak. Namun yang memiliki sertifikat IT sangat sedikit. Padahal industri IT membutuhkan tenaga kerja yang memiliki sertifikat IT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BIT Champ sendiri adalah satu pusat pelatihan SDM serta pengembangan solusi TIK. Proyek kolaborasi antara Badan Litbang Depkominfo, PT Sisfo dan Media Tecnopreneur ini akan menghasilkan tenaga kerja yang siap pakai.
"Para peserta BIT Champ akan dibekali sertifikat dari Sun dan Oracle. Maksimal dalam waktu 3 bulan kita akan hasilkan tenaga kerja yang bisa berdaya saing," ujar Mugi dari BIT Champ.
Pendirian BIT Champ ini, imbuhnya, didukung oleh Depkominfo serta komunitas kreatif digital, MIKTI serta industri-industri nasional di bidang TIK. "PT SIMS, PT INTI, Indonesian Towers dan beberapa perusahaan lainnya mendukung langkah kami," katanya. (afz/faw)