Anggota kepolisian di Dallas, Amerika Serikat, menembak mati sang pria. Awalnya, polisi mendatangi sebuah rumah terkait laporan ada insiden penembakan di sana. Menurut saksi, terjadi pertengkaran antar tetangga yang berujung letusan pistol.
Keterangan dari otoritas setempat menyebutkan, ketika polisi datang ada beberapa orang sedang berkumpul diiringi musik yang sangat keras. Tiba-tiba seorang di antara mereka yang belakangan diketahui bernama Abel Martinez, mengacungkan sebuah obyek berwarna hitam ke arah polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun rupanya sang polisi yang bernama Paul Ford itu terlalu cepat bertindak. Sebab ternyata, benda yang dipegang korban hanyalah sebuah ponsel saja. Karuan saja, investigasi dilangsungkan untuk menyelidiki tindakan ceroboh Ford.
Menurut investigator, sepertinya baku tembak memang sempat terjadi di tempat kejadian sehingga polisi dilanda ketegangan. Namun demikian, tindakan sembrono sang polisi tetap diusut. Demikian seperti dilansir CBS dan dikutip detikINET, Selasa (29/9/2009). (fyk/ash)