Menurut ibunya yang bernama Teresa, anaknya yang masih berusia 10 tahun itu mengupload video dirinya sedang menari. Namun tiba-tiba, Teresa ditelepon polisi setempat yang mengatakan anaknya telah dihubungi predator seksual yang tergoda menyaksikan videonya di YouTube.
"Ini sangat menakutkan karena bisa terjadi di rumah Anda sendiri. Semuanya bisa terjadi tanpa sepengetahuan Anda," tukas Teresa seperti dikutip detikINET dari Kctv, Kamis (17/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu sangat cute, bisakah aku jadi temanmu?" tukas sang penjahat pada puteri Teresa. Namun kemudian, isi e-mail selanjutnya mulai tak senonoh. Di antaranya menyuruh korban untuk bugil.
Untuk mencegah kejadian yang tak diinginkan, semua kontak dengan sang penjahat kini telah diputus. Sedangkan polisi setempat terus berusaha menuntaskan kasus ini demi keamanan anak-anak belia lainnya.
(fyk/ash)