Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Studi: Twitter Ternyata 'Kembaran' Kartu Pos

Studi: Twitter Ternyata 'Kembaran' Kartu Pos


- detikInet

Jakarta - Dengan model yang sama, situs mikroblogging yang kini sedang populer, Twitter ternyata jika dilihat-lihat memiliki banyak kemiripan dengan 'Twitter' jaman dulu. Apa itu?

Masih ingat dengan post card alias kartu pos? Media komunikasi yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1902 ini bisa dibilang bagaikan Twitter di jamannya. Sebab, keduanya banyak kemiripan dalam hal model dan layanan yang diberikan. Setali tiga uang dengan Twitter, kartu pos pun sempat ngehits usai diperkenalkan pada publik.

Masih tak percaya? Mari kita simak kemiripan keduanya yang dipelajari oleh para peneliti dari Universitas Lancaster and Manchester Metropolitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata-kata slank, tak baku dan singkatan-singkatan yang sering dipakai di tweet, ternyata juga dipakai di kartu pos kala itu. Pengguna kartu pos memakai bahasa tak baku, dan 'menurunkan' standar bahasa Inggris di mana sekarang sedang ngetren terjadi.

Seperti Twitter yangΒ  menyediakan space terbatas yang hanya bisa diisi 140 karakter, demikian juga dengan kartu pos. Alat komunikasi jadul ini juga hanya menyediakan sedikit tempat bagi pesan yang akan disampaikan penggunanya.

Pada periode tahun 1901-1910, kartu pos sendiri ngehits dengan jumlah pengiriman sebanyak 6 miliar kali di kota Inggris.

Para peneliti yang melakukan studi di atas, kini punya rencana unik. Dikutip detikINET dari DailyMail, Senin(7/9/2009), mereka akan mengirimkan ulang sebanyak 1.500 kartu pos pada era Edwardian kepada publik yang lebih luas melalui Twitter.
(sha/ash)







Hide Ads