Dalam versi perubahan undang-undang Cybersecurity Act of 2009, Senat AS kemungkinan memberi kewenangan kontrol internet penuh pada Obama. Jika dirasa perlu, Obama bisa mengumumkan keadaan darurat, menghentikan akses dan mengontrol jaringan swasta yang dikhawatirkan membelenggu kemerdekaan sipil.
Dikutip detikINET dari Vnunet, Senin (31/8/2009), draft revisi undang-undang itu bocor ke publik dari kantor senator Jay Rockefeller. Rockefeller adalah salah satu pembesut Cybersecurity Act.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan lembaga Internet Security Alliance menyatakan kalau mereka memang mendukung peraturan untuk memperkuat keamanan cyber. Namun dengan pendekatan yang salah bisa-bisa malah jadi kontraproduktif bagi AS, misalnya memperburuk ekonomi nasional.
Demi alasan keamanan, pemerintah Amerika Serikat memang sering melakukan kebijakan kontroversial. Ini misalnya dengan menyadap akses telekomunikasi warganya sendiri sehingga dinilai melanggar privasi. (fyk/faw)