Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jejak Kerusakan Kabel Laut Oleh Topan Morakot

Jejak Kerusakan Kabel Laut Oleh Topan Morakot


- detikInet

Jakarta - Topan Morakot ternyata tak hanya merusak satu bagian kabel bawah laut jaringan internet internasional. Namun menghantam banyak sambungan dan telah terjadi sejak beberapa waktu lalu.

Dijelaskan oleh Tutut Dwitoto, Network Engineer dari Reach Indonesia, salah satu gangguan yang terdeteksi adalah pada 19 Juli 2009 di sambungan APCN 2 segmen 1. Perbaikan di jalur yang menghubungkan antara Singapura - Malaysia itu sejatinya ditargetkan selesai pada 14 Agustus.

Namun, sebelum itu selesai sudah terjadi lagi gangguan di tempat lain. Yaitu di APCN 2 segmen 7 yang menghubungkan Hong Kong - Taiwan. "Untuk jalur ini sebenarnya ketidakstabilan sudah terasa pada 9 Agustus lalu," tukasnya kepada detikINET, Kamis (13/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

APCN 2, menurut Tutut, memang salah satu jalur utama koneksi internet internasional. Sebab, banyak yang mengandalkan link yang menghubungkan Singapura - Hong Kong -Taiwan tersebut.

Ironisnya, cuaca buruk belakangan ini, juga menimbulkan gangguan-gangguan kecil di jalur lain. Seperti di percabangan SMW 3 (South-East-Asia, Middle-East, Western-Europe) yang berada di sekitar Taiwan, EAC (East Asia Crossing) segmen 2A1 yang menghubungkan Singapura - Hong Kong dan flag di sekitar Hong Kong - Taiwan.

"Kalau yang EAC 2A1 itu gangguannya terjadi pada 6 Agustus. Tapi ada juga di segmen D pada 8 Agustus dan C pada 9 Agustus. Jadi sebenarnya banyak gangguan yang terjadi," jelasnya.

Pun demikian, pengguna internet Indonesia tak perlu khawatir dengan maraknya gangguan-gangguan yang terjadi tersebut akan mematikan akses internet mereka. Sebab, penyedia layanan sudah mengambil langkah taktis untuk mencari jalur alternatif (reroute).

Hal ini pun sudah ditegaskan oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Roy Rahajasa Yamin. Menurutnya, gangguan kabel tersebut hanya berefek kecil di Indonesia, karena jalur koneksi langsung di-reroute.

"End user mungkin akan merasakan kelambatan, tapi gangguan lebih terasa saat kemarin. Tapi sulit juga untuk memastikan bahwa tidak akan ada gangguan lagi," pungkas Tutut.


Mau curhat seputar akses internet Anda? Sampaikan saja di kolom khusus detikINET Forum.
(ash/wsh)







Hide Ads