Para ahli mengatakan hal ini melalui studi yang mereka lakukan. Fitur yang memungkinkan kita mendapatkan kata utuh hanya melalui beberapa ketikan huruf tersebut, bisa melatih penggunanya untuk berpikir cepat, namun sayangnya tidak akurat.
Mereka juga mengklaim bahwa hal ini mempengaruhi tindakan mereka menjadi impulsive dan asal bertindak atau dengan kata lain tanpa pemikiran sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli merumuskan kesimpulan tersebut dari penelitian yang mereka lakukan terhadap anak-anak usia 11-14 tahun. Anak-anak tersebut dihadapkan pada tes IQ. Dilansir detikINET dari DailyMail, Selasa (11/8/2009), dari tes yang dilakukan dijumpai bahwa mereka yang lebih sering menggunakan ponselnya memang lebih cepat mengerjakan tes, tetapi mereka minim dalam hal keakuratan.
"Kami mencurigai bahwa penggunaan ponsel yang terlalu sering, terutama dengan layanan T9, adalah biang keladi di balik hasil ini. Hal itu mengubah cara anak-anak belajar dan juga mendorong mereka untuk menjadi lebih impulsive dalam bertindak," ujar Professor Michael Abramson yang menggelar penelitian ini. (sha/faw)