Konsumen apes bernama Archer Softech Pvt Ltd tersebut membeli laptop Dell Inspiron 6400. Alih-alih mendapatkan laptop gress, dengan uang yang ia gelontorkan senilai Rs 69,164 (sekitar Rp 14 juta-an), Archer malah mendapatkan laptop cacat dengan jeroan yang tak berfungsi dengan baik.
Kekesalan Archer semakin memuncak karena perusahaan raksasa tersebut tidak bersedia mengganti dan memperbaiki produk tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
berfungsi dengan baik. Bagian-bagian tersebut cacat dan memiliki kualitas rendah," ujar Raheja, pengacara Archer.
Merasa komplainnya tidak ditanggapi oleh Dell, Acher memutuskan menempuh jalur hukum. Selain mendapat tuduhan memasarkan laptop cacat pada konsumen, Dell juga dituding telah melebihkan harga jual laptop.
Dell dinilai telah melanggar harga maksimal yang berlaku untuk retail atau MRP (maximum retail price) yang tentu saja hal ini merugikan konsumen. Untuk baterai yang di boxnya tertulis Rs 2,100, Dell menjualnya dengan harga Rs 5,152.
Dalam gugatannya, Acher meminta seluruh uangnya dikembalikan, ditambah dengan kompensasi senilai Rs 400,000, demikian dikutip detikINET dari IndiaTimes, Selasa (4/8/2009).
(sha/faw)