Deretan kata-kata tak layak didengar seperti d**k dan f****d menghiasi sebuah email yang dibuat oleh seorang wanita di Geelong, Australia. Dikutip detikINET dari News.com, Senin (3/8/2009), wanita itu kesal karena tengah menghadapi klien yang tak sesuai harapan dan ia berniat curhat dengan temannya via email.
Namun apa yang terjadi kemudian adalah sebuah petaka yang berakhir dengan pemecatan. Alih-alih temannya menerima email itu, klien yang mengesalkan dirinya lah yang malah membacanya. Ya, ternyata dia salah kirim. Padahal, di situ ia menyebut sang klien dengan kata-kata tak pantas serta sebutan bodoh (f****d in the head)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya, masalah ini pun berakhir dengan pemecatan sang account manager. Perusahaan tempat ia bekerja mendepaknya dari perusahaan.
Meskipun banyak yang setuju sang wanita bersalah karena tidak menghargai seorang klien, namun banyak juga yang mendukungnya. Pro dan kontra ini tertuang dalam halaman Facebook yang khusus dibuat oleh beberapa orang.
Lewat Facebook, mereka berusaha untuk menggalang pendukung dari si wanita dan membantunya mendapatkan pekerjaannya kembali.
(sha/faw)