Insiden ini terjadi di Mississippi, Amerika Serikat. Siswi sekolah menengah itu keberatan karena salah satu guru di sekolahnya masuk ke account Facebook miliknya dan mengumbar informasi pribadi dari account itu.
Seperti dikutip detikINET dari ArsTechnica, Rabu (29/7/2009), akibat aksi sang guru siswi yang bersangkutan akhirnya diusir dari tim cheerleader yang diikutinya. Sang siswi yang bernama Mandi Jackson juga menerima sejumlah sanksi terkait kegiatan di sekolahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi itu kemudian digunakan Hill untuk mengobok-obok account murid-muridnya. Termasuk, melihat pertukaran pesan pribadi antara Jackson dan rekan-rekannya. Salah satu pesan itu konon penuh dengan cacian.
"Saya akan menerima jika yang dilihat hanya profil publik di Facebook. Tapi saya pikir mereka keterlaluan dengan meminta password dan melihat pesan pribadi saya dengan teman-teman. Ini adalah perbincangan antar teman, seharusnya saya tidak terkena masalah karenanya," ujar Jackson kepada Student Press Law Center.
Pesan yang diungkap Hill itu kemudian dijadikan alasan untuk melarang Jackson ikut dalam latihan pemandu sorak. Jackson juga tak boleh hadir dalam pertandingan resmi sekolah ataupun beberapa kegiatan terkait.
Dalam tuntutannya, Jackson melalui orangtuanya menganggap pihak sekolah telah melanggar hak kebebasan berbicara dan privasi dirinya. Namun di sisi lain, pihak sekolah menganggap Hill melakukan kegiatan itu di luar sekolah.
(wsh/wsh)