Sejumlah restoran dan hotel di sana terpaksa harus menggelontorkan uang yang tidak sedikit gara-gara ulah mereka.
Pasalnya, para penipu online ini berulah dengan cara berakting seolah-olah mereka adalah pimpinan restoran atau hotel yang menjadi sasaran, kemudian menghimbau para tamu ataupun karyawannya melalui telepon untuk melakukan sesuatu yang mengejutkan dengan alasan yang dibuat-buat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu motel bernama Holiday Inn Express misalnya, harus mengalami kerusakan yang bernilai US$50.000 akibat ulah semacam itu.
FBI pun akhirnya turun tangan dan melalukan penyelidikan atas aksi PrankNET. Aksi mereka bisa dilihat melalui postingan di YouTube yang mereka lakukan sendiri, demikian dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (15/7/2009).
PrankNET dengan 'kepercayaan diri' yang mereka miliki telah memposting keberhasilan setiap aksi kejahatan mereka di situs berbagi video ini, bahkan mereka punya channel sendiri
Namun satu yang menjadi kendala FBI dalam menyeret mereka adalah sulitnya melakukan pelacakan terhadap pelaku. Hal ini dikarenakan, mereka melakukan panggilan bukan lewat telepon biasa, namun via internet. (sha/faw)