Iklan yang menampilkan tentara Israel bermain bola di tembok perbatasan jalur Gaza itu diprotes dan diminta untuk tidak ditampilkan lagi. Tembok perbatasan itu dianggap sebagai lambang konflik, namun di iklan malah ditampilkan sebagai parodi.
Dikutip detikINET dari Reuters, Senin (13/7/2009), pembuat iklan dianggap tak sensitif dengan penderitaan masyarakat Palestina. Iklan ini juga dinilai mencerminkan kegagalan Israel dalam memahami Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tembok perbatasan itu menghalangi keluarga dan anak-anak mengakses sekolah dan pusat kesehatan. Namun iklan ini justru membuatnya hanya tampak seperti sebuah taman bermain," tukas Ahmed Tibi, anggota parlemen Israel perwakilan dari Arab yang meminta iklan itu ditarik dari peredaran. (fyk/faw)