Ya, para petani di Amerika Utara ini banyak yang telah memiliki kedua gadget tersebut. Kira-kira apa saja yang dilakukan para petani tersebut dengan kedua gadget canggih itu?
Yang pertama Twitter. Petani-petani ini tak bisa lepas dari situs mikro blogging tersebut, apalagi saat berada di dalam traktor. Tiap waktu mereka mengirimkan tweet yang kebanyakan berisi seputar apa yang mereka kerjakan di ladang. Twitter juga digunakan untuk saling berkomunikasi dengan sesama petani dan sharing pengalaman lewat live chat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan semua kemudahan yang didapatkan petani dengan layanan-layanan seperti itu, menyebabkan tingkat pengaksesan internet di kalangan petani-petani Amerika meningkat dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2007. Dari yang sebelumnya 13%, menjadi 27%.
Banyaknya petani high-tech ini pun ditegaskan lewat pernyataan dari Chuck Zimmerman, publisher blog agrikultur bernama agwired.com, "Kebanyakan petani berada di dalam traktor mereka, seharian penuh. Tahukah Anda? Hal ini menyebabkan kebosanan. Jadi, banyak dari mereka telah memiliki radio satelit, smartphone, iPhone, BlackBerry," ujarnya seperti yang dilansir detikINET dari CNN, Jumat (3/7/2009). (sha/ash)