Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Guru Dicekoki Internet dengan 'Sayur Asem'

Guru Dicekoki Internet dengan 'Sayur Asem'


- detikInet

Jakarta - Beragam cara untuk menarik minat para guru Indonesia untuk lebih mengenal teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti internet. Mulai dari menceritakan kisah suksesnya hingga dipancing dengan sayur asem. Loh kok?

Sayur asem yang dimaksud adalah dengan mencontohkan dengan begitu mudahnya penggunaan internet dalam mencari berbagai informasi termasuk mencari hal sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti cara membuat sayur asem.

Hal inilah yang dilakukan Eko Ramaditya Adhikara ketika menjadi narasumber dalam Rapat Kerja bertajuk 'Meningkatkan Kinerja dan Profesionalisme dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Pendidikan' yang digelar guru-guru SLTP se-Kecamatan Setia Budi, di SLTP 145 Jakarta, Senin (29/6/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rama -- demikian ia disapa -- setiap pengguna tak akan mencintai internet sebelum ia mengenal internet terlebih dahulu dan mengetahui manfaat apa saja yang bisa digali oleh salah satu kemajuan teknologi ini.

"Ini (mencari resep sayur asem -red.) hanya sedikit dari manfaat internet. Sementara jika bapak ibu mau, internet bisa dioptimalkan untuk membuat bahan ajar," ujarnya, mencoba untuk meyakinkan para pendidik ini.

Meski seorang penyandang tunanetra, Rama begitu mahir memainkan laptopnya dan mencontohkan beberapa manfaat di internet. Memang, meski memiliki keterbatasan secara visual, Rama ditunjang dengan aplikasi pembaca layar (screen reader) dalam menjalankan komputer jinjing ataupun ponselnya. Hal inilah yang sontak membuat para peserta Raker terkesima oleh pemuda 28 tahun itu.Β 

Abdul Malik, salah seorang penyelenggara acara mengatakan, pihaknya memang sengaja mengundang Rama dalam acara tersebut untuk memberikan semacam motivasi bagi para guru yang sebagian masih belum melek TI.

"Rama saja, dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, bisa menggunakan internet. Jangan sampai para guru ini kalah dengan murid," pungkasnya. (ash/faw)






Hide Ads
LIVE