Strategi 'berani' inilah yang dilakukan oleh CBOSS, perusahaan teknologi asal Rusia pada booth mereka di Hall 5 Singapore Expo dalam ajang CommunicAsia 2009 yang digelar 16-9 Juni 2009.
Berdasarkan pengamatan detikINET, Kamis (18/6/2009), bukan presentasi atau pengenalan produk dan layanan yang menjadi suguhan utama mereka pada para pengunjung, melainkan lenggak-lenggok para penari yang mereka datangkan langsung dari benua biru sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, di sesi inilah sebenarnya tujuan utama si perusahaan tersebut mulai dijalankan, yakni tak lebih dari sekadar strategi branding. Dengan memanfaatkan rasa penasaran pengunjung yang mengambil gambar pose seksi para penari tersebut, perusahaan berharap nama mereka ikut dikenal.
Selain itu, sesekali pihak perusahaan juga memperkenalkan siapa dan layanan apa yang mereka sajikan ketika para penari tengah berpose. Meskipun tanpa menghiraukan apa yang disampaikannya sampai atau tidak ke telinga pengunjung yang sedang sibuk menikmati tarian. (ash/wsh)