Namun mereka tidak kurang akal. Sebuah mesin cari khusus pun diluncurkan demi memenuhi kriteria yang ditentukan oleh para rabi ortodoks Yahudi. Bahkan, mesin cari bernama Koogle ini dilabeli 'halal' oleh Yossi Altman selaku manajernya.
Menurut Altman, Koogle coba dihadirkan sebagai solusi agar para penganut ultra orthodoks Yahudi tetap bisa berkelana di dunia maya untuk mengakses hal penting tanpa khawatir melanggar agama. Nama Koogle yang mirip dengan mesin cari populer Google ini berasal dari nama sebuah makanan Yahudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain untuk pencarian, Koogle juga menyediakan link bagi pengguna untuk mengakses berita atau berbelanja online. Namun lagi-lagi barang yang dijual juga harus memenuhi kriteria para rabi Orthodoks. Barang yang tak boleh dijual misalnya televisi.
"Situs ini adalah alternatif yang halal untuk kaum ultra ortodoks Yahudi sehingga mereka dimungkinkan mengakses internet," papar Altman yang dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Senin (15/5/2009). (fyk/ash)