Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Negara Islam Hadang Konten Porno di Bing

Negara Islam Hadang Konten Porno di Bing


- detikInet

Jakarta - Beberapa waktu lalu mesin pencari milik Microsoft, Bing mendapat kritik akibat membuka pintu seluas-luasnya terhadap para pencari konten porno di dunia maya. Ditambah lagi, kemudahannya memutarkan video porno secara otomatis saat 'penyaringnya' (safe search) dimatikan, membuat Bing menuai banyak respon negatif.

Beberapa negara pun diprediksi telah melakukan aksi pemblokiran terhadap hasil pencarian konten berbau mesum di dalam mesin pencari anyar itu. Ada yang 100% memblokir jalan masuknya, namun ada juga yang masih setengah-setengah melakukannya.

Beberapa negara yang diprediksi melakukan pemblokiran terhadap kata-kata 'porn' dan sex' adalah negara-negara yang oleh Microsoft disebut sebagai negara 'Arabian' alias negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Termasuk di dalam daftar ini adalah Indonesia, Malaysia serta Turki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan oleh FoxNews, pencarian yang memakai kata 'porn' atau 'sex' tidak akan menghasilkan apa-apa, meskipun itu hanya linknya saja jika di negara tersebut dilakukan pemblokiran sepenuhnya. Namun jika pemblokiran hanya setengah-setengah, maka yang tidak bisa diakses hanya videonya, namun untuk foto masih bisa didapatkan.

Meski begitu, tetap saja ada celah untuk masuk. Dengan sedikit mengubah settingan dan 'mendeklarasikan' diri sebagai warga Australia, Kanada, atau Amerika, mereka masih bisa mengaksesnya.

Di Indonesia sendiri, ketika dijajal detikINET, Selasa (9/6/2009) siang, ternyata pencarian dengan kata 'porn' dan 'sex' di Bing masih bisa didapat hasilnya saat filternya dimatikan. (sha/ash)





Hide Ads