Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Data Nuklir Rahasia AS Bocor di Internet

Data Nuklir Rahasia AS Bocor di Internet


- detikInet

Jakarta - Pemerintah federal Amerika Serikat kelabakan. Sebanyak 266 halaman dokumen yang berlabel 'Highly Confidential Safeguards Sensitive' tiba-tiba muncul di internet. Ironisnya, penampakan dokumen rahasia tersebut terjadi di situs resmi pemerintah AS sendiri.

Alhasil, sejumlah informasi penting dan sangat dilindungi itu menjadi konsumsi publik akibat aksi yang diklaim karena ketidaksengajaan ini.

Kecerobohan tersebut dilakukan oleh bagian percetakan milik pemerintah negara Paman Sam sendiri (Government Printing Office) yang mempublishnya di website mereka saat Presiden AS Barack Obama mengirimkan dokumen tersebut ke Kongres untuk direview pada 5 Mei lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah sebuah kesalahan dan seharusnya dokumen-dokumen tersebut tidak pernah akan dirilis, terutama dengan adanya tulisan 'safeguards/confidential' di dalamnya," kata David Albright, mantan inspektor nuklir dan presiden Institute for Science & International Security mengungkapkan keprihatinannya.

Dikutip detikINET dari New York Times, Kamis (4/6/2009), kini semua dokumen 'berbahaya' tersebut akhirnya telah dicabut dari situs Government Printing Office.

Dicemaskan, ratusan dokumen tersebut menguntungkan bagi para pencuri atau teroris yang memanfaatkan informasi untuk mencuri material yang ada. Oleh karena itulah data-data tersebut tidak pernah dikeluarkan.

Tentu saja kecemasan ini beralasan karena dokumennya mengandung informasi detail mengenai ratusan situs nuklir beserta program-programnya. Termasuk di dalamnya, terdapat peta yang menunjukkan lokasi cadangan bahan bakar untuk senjata-senjata nuklir.



(sha/ash)







Hide Ads