Awal kisruh yang menimpa Craigslist adalah kategori 'Erotic Services' yang ditayangkan pada situs iklan baris paling populer di Amerika Serikat tersebut. Jaksa Henry McMaster mengancam akan melakukan investigasi karena kategori itu dianggap sebagai cara Craigslist menyediakan tempat untuk mengiklankan prostitusi.
Jim Buckmaster, CEO Craigslist, awalnya menuruti permintaan sang jaksa dan mengubah kategori 'Erotic Services' menjadi 'Adult Services'. Namun belakangan ia 'ngambek' dan malah menuntut sang jaksa untuk meminta maaf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Craigslist tetap menampilkan iklan prostitusi dan materi pornografi. Konten-konten ini tak dihilangkan sesuai permintaan kami. Kami tak punya pilihan lain kecuali melanjutkan investigasi kriminal dan kemungkinan tuntutan hukum" tutur McMaster di situs resmi Kejaksaan South Carolina seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Selasa (19/5/2009).
Buckmaster pun membuat pernyataan balasan di blog resmi Craigslist. "Kami mau menerima kritikan, tapi tuduhan yang salah bahwa kami melakukan perbuatan kriminal itu sudah berlebihan. Kami sangat mengharapkan permintaan maaf dari Anda (Henry McMaster-red) dalam waktu dekat," tulis Buckmaster.
(wsh/wsh)