Namun, perlukah SBY membeli nama domain tersebut? Apalagi harga yang ditawarkan cukup mahal dibandingkan harga baru nama domain yang berkisar Rp 100.000 rupiah saja.
Di satu sisi, nama tersebut memang yang paling mudah untuk disosialisasikan. SBY-Boediono.com atau SBYBoediono.com jelas cukup sederhana dan mudah diingat di kalangan pengguna internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali menengok contoh Obama, Presiden AS yang pernah bersekolah di Menteng itu pun tidak menggunakan situs ObamaBiden.com saat kampanye. Situs utama yang digunakan adalah BarackObama.com.
Namun, Obama dan timnya agaknya juga membeli domain ObamaBiden.com. Karena akses ke alamat ObamaBiden.com akan langsung dialihkan ke BarackObama.com.
Hal lain yang patut jadi pertimbangan adalah isi dari SBY-Boediono jika tidak dibeli oleh tim kampanye SBY. Bisa saja nama domain SBYBoediono.com diisi hal-hal yang merugikan kampanye pasangan Capres-Cawapres tersebut.
Akan lebih buruk lagi jika, misalnya, situs SBY-Boediono.com kemudian dialihkan ke pasangan Capres-Cawapres saingan SBY-Boediono. Tentunya diharapkan spekulan domain yang mengendalikan nama domain tersebut tidak melakukan hal yang tidak etis tersebut.
Saat ini situs SBYBoediono.com dan SBY-Boediono.com menampilkan animasi yang mengucapkan selamat atas deklarasi pasangan Capres-Cawapres SBY-Boediono. Selain itu tentunya ada pesan 'For Sale' dari sang spekulan.
(wsh/ash)