Sebab, bisa saja ada user usil membuat informasi palsu (hoax) di Wikipedia. Hal ini juga yang baru saja dialami sejumlah media cetak di beberapa negara. Mereka kelabakan akibat aksi usil seorang mahasiswa yang memuat konten ngawur.
Konten tersebut sejatinya adalah obituari dari seorang komposer Perancis Maurice Jarre yang meninggal Maret lalu. Dalam Wikipedia, mahasiswa 22 tahun dari University College Dublin ini menorehkan sebuah kutipan hasil kreasinya sendiri di dalam halaman milik Jarre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kutipan yang dituliskan Shane Fitzgerald -- sang pelaku -- memang seolah-olah asli. Sayangnya tidak diteliti sebelumnya dan langsung diambil oleh sebagian besar surat kabar yang kecolongan tersebut, terutama yang berada di Inggris, India dan Australia.
Akibatnya, ya bisa dipastikan, mereka kecolongan dan harus menanggung malu lantaran harus melakukan perbaikan setelah menerima email klarifikasi. Shane sendiri tidak menyangka aksi iseng-iseng yang semula ia lakukan untuk melakukan penelitian ini ternyata membuat heboh.
Wikipedia yang juga ikut kecolongan segera menghapus konten tersebut. Shane dalam pernyataannya mengatakan bahwa ia mengambil Wikipedia karena situs tersebut adalah sumber para jurnalis dan bisa diedit oleh siapapun.
Meski konten tersebut telah dihapus, namun tidak sekaligus menghilangkan jejak begitu saja dari media-media lain seperti blog dan website-website yang juga telah mengutipnya. (ash/ash)