Β
Dikatakan Rangga Dimitri, seorang seniman lokal asal Bandung, keberadaan software ilegal ini malah sangat membantu para pekerja seni untuk menciptakan karyanya. Alasan utamanya, ya apalagi jika bukan harga software tersebut yang jomplang dari harga produk resmi.
Β
Tentunya, keikutsertaan software ini bukan untuk menciptakan guratan di atas kanvas, namun jika sang seniman ingin menciptakan karya seni digital lewat foto, video atau cetakan digital.
Β
"Orang kita masih banyak pakai software bajakan untuk edit foto atau video karyanya," ujar Rangga ketika ditemui detikINET di sela ajang Festival Seni Budaya Prancis 2009, Selasa (5/5/2009) malam.
Β
Memang, karya seni digital sudah mulai menunjukkan tajinya untuk bersaing dengan karya seni konvensional. Tak lagi terpatok untuk menciptakan karya di dalam bingkai, namun sudah banyak juga yang menyisipkan kecanggihan teknologi dalam kreasinya.
Β
Sejumlah seniman asal Prancis dan lokal pun coba untuk mempertegas eksistensi teknologi dalam dunia seni ini lewat karya yang mereka pamerkan di Galeri Nasional Jakarta yang berlangsung hingga 16 Mei 2009. (ash/faw)