Tindakan hukum gara-gara postingan iseng di layanan mikro blogging ini dipercaya sebagai yang pertama kali. Pelaku yang sukses menorehkan 'sejarah' ini adalah Daniel Knight Hayden, pria asal Oklahoma, Amerika Serikat.
Dalam pesan ancamannya, Hayden mengaku bakal melakukan pembunuhan massal terhadap siapapun yang menghadiri protes pajak di ajang Tea Party di Gedung Senat. "START THE KILLING NOW!" dan "After I am killed on the Capitol Steps, like a REAL man, the rest of you will REMEMBER ME!!!" begitulah beberapa pesan brutal yang ia tulis lewat pesan di Twitternya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata tak hanya lewat Twitter Hayden berbuat ulah. Sebab sebelumnya, pria 52 tahun ini juga memposting beberapa konten yang isinya menentang pemerintah AS lewat situs MySpace.
Bahkan dengan nekatnya, ia pernah menuntut Presiden George Bush yang dianggap bertanggung jawab atas serangan 9/11 serta menuding Presiden Barack Obama telah melakukan hipnotis pada para pendukungnya. (sha/ash)