Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
FBI Bekuk Pengancam Pembunuhan Massal di Twitter

FBI Bekuk Pengancam Pembunuhan Massal di Twitter


- detikInet

Jakarta - Sebuah ancaman pembunuhan massal dilakukan oleh seorang pria nekat lewat Twitter. FBI pun sampai harus turun tangan membereskan keadaan.

Tindakan hukum gara-gara postingan iseng di layanan mikro blogging ini dipercaya sebagai yang pertama kali. Pelaku yang sukses menorehkan 'sejarah' ini adalah Daniel Knight Hayden, pria asal Oklahoma, Amerika Serikat.

Dalam pesan ancamannya, Hayden mengaku bakal melakukan pembunuhan massal terhadap siapapun yang menghadiri protes pajak di ajang Tea Party di Gedung Senat. "START THE KILLING NOW!" dan "After I am killed on the Capitol Steps, like a REAL man, the rest of you will REMEMBER ME!!!" begitulah beberapa pesan brutal yang ia tulis lewat pesan di Twitternya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ancaman di dunia maya ini akhirnya dicium oleh Departemen Keamanan dan mereka melaporkannya ke pihak FBI. Atas bantuan alamat IP dan profile yang terdapat di akun situs jejaring sosial lainnya, Hayden pun berhasil diringkus, demikian dikutip detikINET dari Washingtontimes, Selasa (28/4/2009).

Ternyata tak hanya lewat Twitter Hayden berbuat ulah. Sebab sebelumnya, pria 52 tahun ini juga memposting beberapa konten yang isinya menentang pemerintah AS lewat situs MySpace.

Bahkan dengan nekatnya, ia pernah menuntut Presiden George Bush yang dianggap bertanggung jawab atas serangan 9/11 serta menuding Presiden Barack Obama telah melakukan hipnotis pada para pendukungnya. (sha/ash)





Hide Ads