Β
Menurut riset yang telah diadakan oleh JLL, gedung merupakan salah satu faktor penyumbang terbesar karbondioksida (CO2). Baik itu penggunaan kaca yang relatif banyak sampai konsumsi energi listrik yang tidak sedikit.
Β
Riset hasil kerjasama antara JLL dan CoreNet membuktikan bahwa gedung juga mengkonsumsi jumlah air yang cukup besar. "Sebuah komersial building mengkonsumsi sekitar 1/3 dari jumlah air yang berada di sekitarnya," uajr Anton Sitorus, Manager Riset Jones Lang LaSalle, pada pers di Oakwood Restaurant, Jakarta, Selasa (21/4/2009).
Β
Setelah sebelumnya digunakan di beberapa negara seperti Amerika Latin, Korea dan Saudi Arabia, kini Cisco coba menawarkan teknologi green building tersebut di Indonesia.
Konsep yang ditawarkan pun cukup menarik, dengan teknologi ini setiap perangkat elektronik akan terhubung melalui Internet Protocol (IP), sehingga perangkat tersebut dapat saling bekerjasama.
Β
Misalnya, lampu akan secara otamatis dimatikan ketika ruangan tidak berpenghuni, sistem alarm yang terhubung dengan keamanan setempat, atau bahkan sistem pengaturan kran air yang juga dapat disesuaikan. Alhasil diklam mampu memangkas biaya operasional hingga 40% jika dibandingkan dengan gedung pada umumnya.
(eno/ash)