Hasil penelitian itu mengungkap bahwa para mahasiswa di Amerika Serikat yang rutin mengutak-atik Facebook punya nilai lebih rendah ketimbang mereka yang tidak melakukannya.
"Studi kami menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di Facebook lebih sedikit belajar," papar Karpinski seperti dilansir United Press International dan dikutip detikINET, Senin (13/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, para mahasiswa penikmat Facebook tampaknya tak menyadari hal itu. Sebab dalam studi tersebut, 79 persen responden menganggap mengutak atik Facebook tidak bakal berpengaruh terhadap prestasi akademik mereka.
(fyk/ash)