Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ISP Ketiban Pulung Kesibukan Pemilu

ISP Ketiban Pulung Kesibukan Pemilu


- detikInet

Jakarta - Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas internet pada sebelum dan sesudah hari perhitungan suara, Penyedia Jasa Internet (Internet Service Provider/ISP) diimbau untuk mempersiapkan diri untuk menyiapkan langkah antisipasi.

Caranya, ya tentu saja dengan menaikkan kapasitas backbone. Namun, hal itu tentu saja membutuhkan biaya dan perhitungan yang akurat.

"Karena biasanya kalau mau naik itu (menaikkan kapasitas) gampang, tapi turun lagi yang susah. Padahal lonjakan trafik ini paling hanya satu minggu atau maksimal satu bulan maksimal," ujar M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) kepada detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, hal ini laksana buah simalakama bagi para ISP. Mau menaikkan kapasitas dengan terpaksa harus merogoh kocek tambahan atau membiarkannya alias tak membuat persiapan dengan harapan jaringan mereka tak akan down diserbu lonjakan trafik nantinya.

"Namun itu semua tergantung ISP masing-masing, ada yang menambah bandwidth itu cukup satu kali klik, seperti buka keran, tapi ada juga yang sampai perlu ganti peralatan untuk menaikkan kapasitasnya. Yang jelas, akan ada biaya ekstra," jelas Didin, sapaan akrab M. Salahuddien.

Lalu siapa yang akan menanggung biaya tambahan ini? Menurut Didin, yang jelas bukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). "Tentunya menjadi beban tiap ISP. Kalau mereka cuek, ya seluruh layanan bisa terganggu," pungkasnya. (ash/fyk)




Hide Ads