Penelitian yang akan bisa diakses secara online ini sejatinya dikumpulkan dari catatan-catatan milik pengamat burung J.A Loring beserta 3.000 peneliti lainnya.
Dikutip detikINET dari CNN, Senin (30/3/2009), Koordinator North American Bird Phenology Programdata Jessica Zelt mengatakan, data-data tersebut merupakan data terlama dan paling komprehensif mengenai migrasi burung serta tindakan untuk mengkonversinya dalam bentuk digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika semua orang bisa mengakses data-data ini, diharapkan bakal lebih banyak orang yang mengetahui mengenai tingkah laku burung yang mencerminkan perubahan iklim yang terjadi. Alhasil, fakta mengenai dampak efek rumah kaca pun bisa lebih tersosialisasikan. (sha/ash)