Di negeri jiran Singapura misalnya, beberapa wanita diketahui telah jadi korban skema semacam itu.
Dikutip detikINET dari Digital AsiaOne, Selasa (10/3/2009), menurut laporan lembaga Central Narcotics Bureau (CBS), internet jadi media favorit bagi para pedagang narkoba asal Afrika untuk menggaet para wanita muda membantu mereka menyelundupkan barang haram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya, para wanita pengedar ini digoda oleh para pedagang narkoba via internet. Misalnya, mereka dijadikan pacar dan dijanjikan berbagai kemewahan sebelum akhirnya dibujuk menjadi penyalur narkoba.
Terbujuk berbagai rayuan tersebut, para wanita ini mau-mau saja mengambil barang haram tersebut dari satu negara ke negara lainnya. Mereka dijanjikan upah ribuan dollar. (fyk/faw)