Staff Ahli bidang TI dan Komunikasi Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Engkos Koswara mengatakan bahwa instansi yang terlibat dalam acara ini adalah Kementerian Ristek, Depkominfo, Depdiknas, serta dibantu pula oleh Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI).Β Β Β Β
"Acara ini bakal diselenggarakan setelah pemilu, yaitu sekitar bulan November di Bali. Sekarang kami sedang melakukan berbagai hal persiapan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika konsep yang dipilih adalah lebih menampilkan karya ilmiah, maka peserta yang cocok untuk diundang adalah para akademisi dan lebih kepada komunitas Open Source. Sementara jika mau membahas soal kebijakan maka sektor pemerintah lah yang akan lebih mengambil peran.
"Diharapkan, mungkin dalam beberapa minggu ke depan sudah mulai lebih kelihatan persiapannya," tandasnya.
Indonesia termasuk aktif dalam membuat acara yang bertujuan untuk menggalang kekuatan dan sharing ilmu para komunitas Open Source. Mulai dari IGOS Summit, WOSOC, Konferensi Open Source Asia-Afrika, dan kini tingkat global. (ash/faw)