Staff Ahli bidang TI dan Komunikasi Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Engkos Koswara, mengatakan bahwa pelatihan Open Source ini dilakukan dalam rangka kerja program IGOS Go Global.
"Kita akan menyebarkan kemampuan kita ke luar negeri, karena mau tidak mau kita sudah dianggap sebagai flagship-nya Open Source di ASEAN," ujarnya kepada detikINET, Selasa (3/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah saling kontak dan mereka sudah setuju. Jadi nanti tinggal datang ke sana untuk memberi semacam penataran dan sharing informasi," tukas Engkos.
Selain pelatihan Open Source, lanjut Engkos, Indonesia juga akan sharing ilmu soal Wimax dengan kedua negara tersebut. "Jangan salah, meski Wimax di Indonesia masih sebatas uji coba, tapi kita juga banyak memiliki ahli di bidang ini," pungkasnya. (ash/faw)