"Kasus ini mungkin merupakan kasus perjudian online terbesar di China," kata juru bicara Pengadilan China, Zhang Minxian, seperti dikutip AFP, Minggu (15/2/2009).
Qian Baochun (41), sang pemimpin gerombolan tersebut, dihukum penjara 6 tahun dan denda 5 miliar yuan atau setara denhan US$ 735 ribu karena telah membuat website perjudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komplotan ini memulai bisnisnya sejak Piala Dunia digelar di Jerman pada musim semi tahun 2006. Konon, Qian dan 2 orang lainnya telah membuka website perjudian internasional dan mengembangkan jaringan para penjudi.
Dari bisnis ini mereka berhasil mengumpulkan uang sebanyak 1,6 miliar yuan hasil taruhan.
(van/ash)