Perusahaan Swamivare selaku developer game bertajuk Obama Trampoline itu tidak mengungkap mengapa Apple sampai menolaknya.
Namun sepertinya, Apple menilai video game tersebut melanggar aturan perusahaan yang menyatakan suatu aplikasi tidak seharusnya memperolok figur publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alphonso juga membantah bahwa Obama Trampoline ditujukan sebagai sarana membuat statemen politik tertentu. Selain Obama, berbagai politisi populer seperti Sarah Palin sampai Hillary Clinton ditampilkan pula dalam game.
Sebagian pihak menilai keputusan Apple sewenang-wenang. Sebab game tersebut tujuannya hanya untuk senang-senang saja.
Sharing info soal game? Gabung di detikINET Forum! (fyk/faw)