Film yang dibintangi Tom Cruise itu memang menyajikan berbagai macam teknologi canggih di dalamnya. Di salah satu adegan, Cruise digambarkan tengah memasuki sebuah mall dan ia disapa lewat panggilan nama oleh sebuah iklan yang mengidentifikasinya lewat pemindai retina.
Nah, teknologi yang coba diimplementasikan di dunia nyata tersebut kira-kira seperti adegan Cruise diatas, namun belum seluruhnya sama. Perangkat ini tidak membaca melalui retina, namun hanya lewat penampilan luar saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemampuan yang terbilang canggih di masa kini tersebut terwujud berkat adanya software yang dipasang pada sebuah kamera kecil. Kamera kecil itu dipasang pada layar iklan itu sendiri atau diletakkan di tempat tersembunyi.
Kamera akan melacak siapa dan berapa lama dia menghabiskan waktu melihat untuk melihat iklan. Misalnya, jika Anda pria, mungkin Anda akan disuguhi iklan pisau cukur. Namun jika Anda wanita, iklan tersebut bisa jadi akan berubah menjadi iklan kosmetik.
Kemampuan iklan 'pintar' ini dalam membaca demografi penonton dinilai bakal sangat menguntungkan para pengiklan. Sebab, mereka bisa mengetahui seberapa efektif iklan yang mereka buat dalam mencapai target audience-nya.
Dikutip detikINET dari Yahoonews, Senin (2/2/2009), keakuratan alat ini dalam membaca gender diklaim mencapai 85-90%, namun untuk alat pengukur lain masih terus ditingkatkan kemampuannya.
(sha/ash)